DILo Balikpapan memiliki program expert session yang dilakukan tiap tahun. Pada tahun 2018 program expert session dilakukan dengan berkolaborasi dengan STMIK Balikpapan dan Diskominfo Kota Balikpapan.

Event yang dihadiri sebanyak 200 peserta ini mengangkat tema “Balikpapan Digital Product Development Day – Android and Beyond Future Technlogy”, dengan harapan talenta muda Balikpapan memiliki kompetensi yang mumpuni.

Event ini dibagi menjadi 2 sesi yaitu yang pertama pada tanggal 2 Maret 2018 di Aula Pemkot Balikpapan dan terakhir pada tanggal 3 Maret 2018 di LAB Komputer STMIK Balikpapan.

Pada tanggal 2 Maret 2018, Event ini resmi di buka oleh pihak Pemkot Balikpapan di wakili oleh AdaminSiregar (Kabid E-government),dalam sambutannya beliau menyampaikan, “Kegiatan ini di maksudkan untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi bagi para pelaku ekonomi kreatif dan menciptakan ekosistem yang berkualitas bagi para startup.” , ujarnya. Karena menurut Beliau saat ini Balikpapan masih tergantung dengan SDM dari luar kota Balikpapan.

Sebelum event resmi dibuka ada pula sambutan dari Head of DILo Balikpapan, Istia Budi dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa pentingnya kolaborasi dari semua pihak untuk menunjang perkembangan Ekonomi kreatif di kota Balikpapan, “Saya berharap agar semua lini yakni Akademisi (A), Bisnis (B), Comunity(C) dan Government(G) dapat berkolaborasi, karena ini sangat penting untuk menunjang ekonomi kreatif di kota Balikpapan”, ujarnya.

Dilanjutkan dengan sambutan perwakilan dari STMIK Balikpapan oleh Ketua STMIK Balikpapan Wisnu Hera dalam sambutannya menyebutkan, “5 atau 10 tahun kedepan saya harapkan kalian lah yang menjadi pemimpin di kota Balikpapan”, ujarnya.

Pada kesempatanini pula, DILo Balikpapan berkerjasama dengan UKM Lokal Balikpapan dan memperkenalkan bahwa UKM lokal Balikpapan siap mensupport kegiatan ekonomi kreatif di Balikpapan. Serta mengajak lebih banyak anak muda untuk berkreatifitas, berinovasi dan melek akan teknologi. “Ayo sekarang anak muda yang bergerak, berkreatifitas, dan berinovasi demi perkembangan era digital di kota Balikpapan ini, kami para orang tua hanya bisa memfasilitasi”, ujar Istia Budi.

Pada saat pemateri 1, Sidiq Permana, memulai talk show dan memaparkan materi presentasi awal, peserta memperhatikan dengan seksama. Dalam presentasinya, Beliau berbicara mengenai pertumbuhan penggunaan smartphone di masa kini. “Pengguna smartphone Indonesia juga bertumbuh dengan pesat. Lembaga riset digital marketing Emarketer memperkirakan pada 2018 jumlah pengguna aktif smartphone di Indonesia lebih dari 100 juta orang. Dengan jumlah sebesar itu, Indonesia akan menjadi negara dengan pengguna aktif smartphone terbesar keempat di dunia setelah Cina, India, dan Amerika.”, ujarnya. Sedangkan pemateri 2, Andrew Kurniadi mengajak peserta untuk menyiapkan diri ikut talenta Google Expert Android, yang saat ini dari Indonesia masih sedikit.

Pada tanggal 3 Maret 2018, acara Workshop di LAB STMIK Balikpapan dengan pembagian kelas LAB 1 oleh SidiqPermana dan LAB 2 oleh Andrew Kurniadi. Antusias peserta dalam mengikuti workshop Android luar biasa. Materi yang diberikan dasar dari Coding sebelum membuat aplikasi yang sesuai harapan pelanggan. Sesuai info dari pemateri Sidiq Permana, siapkan terlebih dulu rule atau scenario dalam membuat program, setelah itu lanjut buat cerita atau story telling sesuai scenario yang diharapkan dan dilanjut lakukan test development. Hal ini membuka pikiran para peserta yang selama ini dalam pembuatan aplikasi yang penting coding, ternyata bukan coding yang utama tapi tahu rule atau scenario yang akan dibuat dan mampubuat alur cerita aplikasi yang akan dibuat. Harapan peserta workshop, hal ini bisa dilakukan secara intensif agar talenta bisa berkembang dengan baik.

Page 6 of 238

© 2017, Digital Innovation Lounge
Powered by jms multisite for joomla